TEKNOLOGI UNTUK KOTA YANG LEBIH TANGGUH
Ubah Sampah Organik jadi Kompos Matang hanya dalam 7 Jam
Kami menghadirkan solusi pengomposan cepat skala kawasan, komersial, dan industri untuk mereduksi sampah organik langsung di sumbernya secara higienis, tanpa bau, dan efisien.
24/7
Pemantauan sistem
1 sistem
Untuk berbagai properti
02
TANTANGAN KOTA
50% Sampah kota adalah sisa makanan yang membusuk di TPA
Sistem pembuangan konvensional tidak lagi berkelanjutan. Menumpuk sampah organik di TPA memicu krisis lingkungan dan pembengkakan biaya yang seharusnya bisa diselesaikan langsung di sumbernya.
Kapasitas TPA meluap dan Bau busuk
Biaya logistik dan Retribusi Membengkak
Gas Metana dan Kerusakan Lingkungan
02B
REGULASI KOTA
Bantargebang Hanya untuk Sampah Residu
Jakarta beralih dari sistem kumpul–angkut–buang menjadi pilah–angkut–olah.
Sesuai dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026, mulai 1 Agustus 2026 Pemprov DKI Jakarta membatasi TPST Bantargebang untuk menerima sampah residu saja.
Target 2026 sekitar 25% sampah yang masuk adalah residu hasil pengolahan.
Target 2026 sekitar 25% sampah yang masuk adalah residu hasil pengolahan.
Target 2026 sekitar 25% sampah yang masuk adalah residu hasil pengolahan.
Pengolahan sisa makanan di sumber adalah langkah penting untuk mengikuti arah kebijakan ini.
03
SOLUSI LINTAS PROPERTI
Satu pendekatan, disesuaikan untuk setiap lingkungan.
Pilih jenis properti untuk melihat bagaimana teknologi kami menyederhanakan pemantauan, pengendalian, dan perawatan.
SOLUSI 01
Perumahan dan kawasan yang efisien sejak dari sumbernya
Mengelola sampah organik langsung di lingkungan sehingga kawasan menjadi lebih bersih, sehat, dan mengurangi beban pengangkutan ke TPA.
SOLUSI 02
Solusi Modern untuk Pengelolaan Sampah Apartemen
Solusi praktis untuk mengolah sampah organik penghuni secara cepat, mengurangi bau, serta meningkatkan kenyamanan lingkungan apartemen.
SOLUSI 03
Mengubah Limbah Dapur Menjadi Nilai Tambah yang Berkelanjutan
Mengubah limbah dapur menjadi kompos secara cepat sehingga mengurangi volume sampah, biaya pembuangan, dan mendukung operasional yang lebih ramah lingkungan.
04
TENTANG KAMI
Mitra Kompos Indonesia
Mitra Kompos Indonesia hadir sebagai pionir teknologi pengelolaan sampah organik berbasis sumber di Indonesia. Kami memahami bahwa tantangan terbesar masyarakat perkotaan dalam mengolah sampah adalah keterbatasan lahan dan waktu. Dengan teknologi termofilik dan mekanisme mutakhir, kami memangkas waktu pembuatan kompos yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu menjadi hanya 7 hingga 12 jam.
Teknologi Canggih
Bebas Bau & Hemat Lahan
Kompos Berkualitas
Berangkat dari kebutuhan lapangan, dibangun untuk skala kota.
05
MENGAPA TEKNOLOGI INI
Mengapa Memilih Teknologi 7 Jam Mitra Kompos?
01
Super Cepat & Efisien
02
Tanpa Bau & Bebas Hama
03
Hemat Lahan
04
Operasional Mudah
06
DAMPAK YANG DAPAT DIRASAKAN
Menutup siklus organik di lingkungan kita sendiri.
Saat sampah dipilah dan diolah dari sumber, lingkungan mendapatkan dua manfaat sekaligus: beban sampah berkurang dan kompos tersedia untuk penghijauan.
Mengurangi volume organik yang perlu diangkut keluar kawasan.
Mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari dapur.
Menghasilkan kompos untuk taman dan ruang hijau lokal.
Sampah Jadi Sumber Daya
07
KETAHANAN NASIONAL
"Ketahanan Pangan Dimulai dari Kemandirian Rumah Tangga."
Mitra Kompos Indonesia mengajak warga perkotaan untuk mandiri secara pangan melalui konsep urban farming.
Siklus Sempurna: Sampah organik hari ini menjadi pupuk kaya nutrisi besok pagi.
Nutrisi Tanaman Rumahan: Gunakan kompos untuk menanam sayuran, buah, dan herbal di rumah.
Masyarakat Mandiri: Mengurangi ketergantungan pada pasar dan menghemat pengeluaran dapur.
08
CARA KERJA ALAT
Cara Kerja Alat (Sederhana & Ajaib)
Masukkan
Kumpulkan sampah organik (sisa sayur, buah, nasi, lauk, atau potongan tanaman).
Proses
Masukkan sisa makanan dan tambahkan enzim bioaktivator. Mesin akan mengatur suhu, kelembapan dan aerasi secara otomatis.
Panen
Dalam 7–12 jam, ambil kompos matang yang kering, tidak berbau, dan siap digunakan.
